Rasulullah mengingatkan : “Perumpamaan dunia bagiku adalah ibarat seorang musafir yg istirahat sejenak dibawah sebuah pohon lalu meneruskan perjalanannya.” (HR Muslim)
Bila dunia ini fana dan akhirat abadi, maka sangat tak pantas bila manusia rela merusak akhiratnya demi mendapatkan nikmat dunia.
Karena kehidupan yg hakiki adalah akhirat, maka sudah semestinya manusia memiliki perhatian serius terhadap perbekalan menuju akhirat.
Semoga kita mampu menyiapkan bekal yg cukup untuk perjalanan menuju keselamatan akhirat yg abadi. Amin