Pada malam
saat langit menahtahkan rembulan tanpa sinar
ketika gemintang pucat pasi tak berkedip
disini
dalam sunyi yang tak benderang
angin berkicau diantara tarian pucuk ilalang
begitu resah suaranya sepi berdendang
senyap mengalun menampar hamparan padang
pada rimbunan malam
dibalik ranting hening dedaunan bertasbih
mengalunkan zikir semesta menembus langit
begitu gemetar senandungnya merindukan musim semi
ketika ladang kehidupan semakin tandus dan mati
katakanlah malam
untuk setiap nada yang merintih
untuk setiap lirik yang tak punya arti
katakanlah dengan isyarat fajar
saat kegelapan mu tinggal remang
saat matahari akan menggantikan rembulan
agar pagi kembali bernyanyi mengiringi tarian hari
dan lagu sunyi pun tak lagi datang menembang sepi